Jumat, 24 Februari 2017

Memulai Bisnis Kecil yang Potensial





Nama : Ikbar Aqil Pamungkas
NIM  : 16.12.9331
Kelas  : 16 - S1 SI - 06

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2016/2017



 ABSTRAK

        Mungkin sebagian orang sering kali meremehkan usaha kecil menengah, bahkan usaha kecil sering diidentikan dengan bisnis untuk orang-orang yang memiliki modal terbatas dan pengelolaan yang seadanya. Namun sebenarnya tidak selalu demikian karena ada banyak pengusaha sukses yang berawal dari usaha kecil menengah.
Kita perlu ketahui bahwa usaha kecil menengah adalah yang termasuk dalam jenis usaha kecil yang mempunyai kekayaan bersih paling banyak sekitar Rp 200.000.000. Meski demikian, jenis usaha kecil menengah saat ini merupakan tulang punggung pemutar roda ekonomi di Indonesia.
Selain itu, ada banyak sekali faktor yang perlu dipertimbangkan, diantaranya adalah apakah produk atau jasa yang Anda tawarkan memang mememiliki daya tarik serta menjadi kebutuhan banyak masyarakat di saat ini dan di kemudian hari. Perhatikan pula kompetitor yang ada sekitar kita karena sangat berpengaruh sekali pada kesuksesan usaha nantinya.


ISI

1.        Bisnis di bidang kuliner
         Bisnis ini merupakan bisnis yang gak akan ada matinya. Semua orang pasti butuh makan, dan semakin banyaknya pertumbuhan penduduk membuat bisnis semakin laris dan ramai. Dengan modal pemasaran yang baik, dijamin akan membuat selalu ramai bisnis tersebut. Terus bagaimana cara agar biar laris? Yang pertama kita harus memasarkan bisnis kita agar diketahui banyak orang dari segi lokasi, menu, dan harga menu. Selanjutnya kita harus tau apa yang dilakukan konsumen di saat menikmati hidangan kuliner. Dijaman sekarang, orang selalu memosting apa yang mereka lakukan. Dengan menydiakan fasilitas yang lengkap seperti wifi yang gratis, tentu saja dapat menarik konsumen dengan mudah dan memberikan nilai plus tersendiri untuk bisnis ini. Karena konsumen dapat memposting foto makanan dan tempat dengan gratis dan secara tidak langsung juga mengiklankan bisnis kuliner tersebut. Selain itu, fasilitas seperti toilet juga harus ada.
2.       Bisnis dibidang jasa
        Banyak bisnis dibidang jasa. Modal utama bisnis ini adalah keahlian serta peralatan yang menunjang keahlian kita. Berbagai contoh bisnis dibidang jasa yaitu, pembuatan website, jasa SEO, desain grafis, pembuatan program komputer dan lain-lain. Bisnis tersebut mengarahkan keahlian dibidang IT. Selain itu, jasa pengiriman barang merupakan bisnis yang sangat dibutuhkan saat ini.
3.       Bisnis jual beli barang
         Bisnis ini relatif mempunyai modal kecil tergantung apa yang kita jual, malah bisa tanpa modal. Dengan memanfaat situs jual beli online masa sekarang. Kita bisa memanfaatkannya. Dengan mencari konsumen yang sedang membutuhkan barang, kita bisa mencarikannya lewat situs jual beli online. Jika kita mengenal orang yg menjual barang tersebut, kita tak perlu modal. Kita tinggal ,menjual barang tersbeut ke orang yang sudah deal membelu barang kita. Kita hanya tinggal menerima keuntungan, dan sisanya untuk membayar barang yang kita ambil tadi. Tentu saja bisnis ini akan berjalan jika kita bisa mendapatkan harga barang di bawah pasaran.

Nah itu beberapa contoh bisnis kecil yang potensial di Indonesia. Jika ada yang tau selain bisnis-bisnis tersebut bisa share ke email saya aqilpamungkas@gmail.com. terima kasih

REFERENSI
https://www.maxmanroe.com/4-contoh-usaha-kecil-potensial-yang-ada-di-sekitar-kita.html

JENIS-JENIS KAMERA BESERTA CIRI,KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA JENIS-JENIS KAMERA





  1. Compact Digital
prosumer
Kamera jenis ini merupakan kamera digital paling simpel. Dengan ukurannya yang tidak telalu besar dan pas di kantong atau biasa disebut kamera saku, menjadikan kamera ini banyak dipilih untuk pengguna yang membutuhkan kamera yang hanya sekedar mendapat foto saja. Dengan fitur standar namun memiliki mobilitas tinggi. Kamera ini juga tidak mempunyai shoot mode dialer.
Biasanya untuk menekan harga kamera ini memiliki dua jenis input bateri, batre AAA atau pun bateri bawaan yang bisa di charge. Yang menggunakan bateri AAA harganya jauh lebih murah.
Cocok digunakan pada Event indoor, Event outdoor yang tidak terlalu mengandalkan zoom, dokumentasi standar, Anda yg memiliki mobilitas tinggi & tidak mau repot.
Ciri-cirinya     :
  1. Ada mode exposure manual
  2. Berukuran sensor besar
  3. Dapat memilih format foto RAW
  4. Punya hotshoe untuk dudukan flash external/aksesoris
  5. Bodi kamera biasanya lebih besar dari biasanya.
Kelebihan       :
  1. Sensor Yang Lebih Kecil
  2. Ukuran Lebih Kecil Dan Mudah Dibawa Keman-Mana
  3. Harga Terjangkau
Kekurangan   :
  1. Auto Focus Yang Lambat
  2. Kualitas gambar yang kurang bersih
  3. Kualitas rentang dinamis yang kurang baik
  1. Prosumer
kamera-compact-digitalKata “prosumer “ diambil dari PROfesional dan conSUMER. Kamera  yang berjenis “point and shoot” ini mempunyai fitur lebih lengkap dibandingkan dengan kamera saku, antara lain pengaturan exposure dan iso secara manual. Ada beberapa orang yang menggunakan kamera jenis ini untuk memulai belajar fotografi karena dirasa lebih praktis dan fungsional daripada kamera DSLR.
ciri-ciri                        :
  • Kamera prosumer terdiri dari dua jenis, yaitu Kamera prosumer berbentuk Kamera digital SLR (DSLR-like) yang juga disebut Bridge Camera
  • dengan lensa tetap yang tak dapat dilepas, sedangkan MILC walaupun lensanya dapat dilepas, tetapi tidak memiliki Cermin Reflex dan tentunya juga tidak memiliki Optical Viewfinder dan sebagai gantinya dipakai Electronical Viewfinder atau layar LCD saja.
Kelebihan      :
  • Kamera digital prosumer memiliki bodi mirip kamera DSLR dan berlensa panjang namun tidak bisa dilepas-pasang layaknya lensa pada kamera DSLR.
  • Untuk ukuran lingkaran lensa, prosumer cenderung lebih kecil dari pada DSLR dan lebih besar dari compact.
  • Untuk fitur, kamera prosumer menyerupai DSLR. Setingan programnnya bisa diatur secara manual. Aperture/diafraghma, ISO dan Shutter Speed bisa diatur secara manual.
  • Dengan kemampuan dan tekhnologi yang ada, prosumer dianggap lebih praktis untuk fotografi sehari-hari.
Kekurangan   :
  • Sensor prosumer yang lebih kecil disbanding DSLR berakibat kualitas hasil foto tidak bisa sebaik kamera DSLR
  • Kecepatan auto focus dan jeda antar satu foto dengan foto selanjutnya juga
  • merupakan kendala bagi yang membutuhkan moment penting dan cepat.
  1. Bridge Camera
bridgejenis kamera digital prosumer atau disebut juga Bridge CDC (Compact Digital Camera). Jenis kamera ini disebut bridge karena menjembatani pengguna kamera pocket untuk mendapatkan fitur dan kualitas yang lebih baik. Kualitas jenis kamera ini berada diantara kamera pocket dan kamera profesional (DSLR).
Ciri-ciri                       :
  • kemampuan zoomnya yang saat ini sudah melampaui 50x bahkan 60x dan untuk itu diperlukan sistem stabilisasi yang mumpuni, sehingga ada Bridge Camera yang dilengkapi dengan 5-axis Image Stabilization (Pitch, Yaw, Roll, Vertical Shift and Horizontal Shift), sehingga lebih unggul dari pada Sistem Stabilisasi yang dimiliki oleh Kamera digital SLR.
  • Image Stabilization yang unggul juga berguna untuk pengambilan gambar video sambil berjalan dan tentunya juga dapat mengambil foto dengan Kecepatan yang lebih lambat.
Kelebihan      :
  • Punya lensa yang bisa zoom sangat jauh (ideal untuk foto subjek yang jauh seperti burung, atau pemandangan seperti detail gunung dll.
  • Sebagai perbandingannya, lensa kamera superzoom dapat mencapai lebih dari 500mm. Beberapa diantavranya mencapai 1000mm. Sedangkan untuk kamera DSLR kebanyakan 200-300mm dan itu pun perlu membeli lensa zoom telefoto terlebih dahulu.
  • Ukuran dan beratnya lebih ringan dan sedikit lebih kecil
  • Beberapa kamera memiliki kecepatan foto berturut-turut melebihi 10 foto per detik
  • Relatif murah dibandingkan kamera DSLR
Kekurangan :
  • Kualitas foto masih jauh dibandingkan hasil kamera DSLR karena pemakaian sensor foto yang sangat kecil. Kualitas foto yang dihasilkan lebih menyerupai kualitas kamera saku atau ponsel canggih.
  • Karena bukaan lensa biasanya makin kecil saat zooming, maka kita perlu cahaya lingkungan yang terang. Jika cahaya agak gelap, seperti sore hari atau di dalam ruangan, kualitas foto akan sangat menurun. Mengunakan tripod akan sangat membantu di dalam ruangan.
  • Tidak bisa ganti-ganti lensa seperti kamera DSLR
  • Banyak
  1. Consumer DSLR
consumer dslrDSLR bisa ganti lensa, harga relatif kompetitif 4 juta sampe 6 jutaan. Dengan Lensa Kit 18-55, kualitas gambar yang bagus menjadi pilihan anak muda sekarang.
Ciri-ciri        :
  • Bisa Ganti Lensa
  • Memiliki Jenis Body Warna Lebih dari 1
  • Harga Relatif murah 4 – 6 Juta
  • Menggunakan Lensa Kit 18-55mm
Kelebihan      :
o   Lebih Fleksibilitas
o   Gampang Upgradable
o   Kinerja Yang Lebih Baik
o   Kualitas Gambar Lebih Baik
Kekurangan :
  • harganya yang terbilang relatif mahal jika pengguna masih tergolong di dalam kelas  pemula di dunia fotografi
  • lebih besar dan lebih berat dari camdig
  • orang akan merasa sulit untuk mengubah lensa atau terus mengoperasikan banyak tombol.
  1. Microless camera / tlr
microlessHybrid atau Mirorrless ini adalah kamera mirip DSLR tanpa mirror dengan bentuk yg kompak. Biasanya memiliki kemampuan yang sama dengan DSLR dengan sensor 4/3 dan APSC memberikan kualitas gambar yang sama dan bisa ganti lensa memberikan nilai + sendiri. Bentuk kompak + kualitas bagus.
Ciri-ciri        :
  • Ukurannya yang relatif kecil,
  • Beratnya yang ringan,
  • Lensa yang dapat diganti-ganti,
  • Hasil bidikan yang dihasilkan juga tidak jauh beda dengan DSLR,5
Kelebihan      :
memiliki kemampuan yang sama dengan DSLR dengan sensor 4/3 dan APSC memberikan kualitas gambar yang sama dan bisa ganti lensa memberikan nilai + sendiri.
Kekurangan :
gambar dalam jendela bidik dibalik secara horizontal (dari kiri ke kanan) yang mengakibatkan pembingkaian foto yang sulit, terutama bagi pengguna yang belum berpengalaman atau dengan subjek yang bergerak
  1. Semi Pro DSLR
semi proFullframe atau APSH kualitas ga perlu di ragukan dengan harga 20 ~ 50 jutaan. Biasanya sih di gunakan di Studio Foto.
Yang membedakan antara Pro dan Semi Pro adalah kemampuan sensor(CCD) dalam menangkap gambar. Pada DSLR –Pro , CCD sudah mengadopsi 1/1 (terbuk
a penuh). Kemudi
an pada memori D
SLR-Pro sudah menggunakan High Speed Memory. Disamping itu fasilitas fitur-fitur pada kedua jenis ini hampir sama, bisa dioperasikan dengan berbagai pilihan program maupun manual.
Ciri-ciri           :
lensa yang dapat dibuka/diganti, sehingga fotografer dapat memilih lensa sesuai yang diinginkan.
  1. Boutique Camera
butikKamera Butik, Stylish dan Powerfull dengan rata rata menggunakan sensor fullframe ( Leica M9 ) atau APS C ( X100 ) dengan kualitas gambar yg tak perlu di ragukan. Menurut Kai W seorang Fotografer dari Hongkong, Kualitas Kamera Butik lebih bagus dari pada Fullframe DSLR seperti D3S, dan Butik APSC seperti X100 mengalahkan EOS7D dari segi Image Quality menurut DXO Mark dengan bentuk yang Compact. Dengan 69 Juta sa
pa yg mau beli ( Leica M9 ) dan X100 13 Juta dan Harga Lensa Kamera Buik juga mahal.
Ciri-ciri           :
  • rata rata menggunakan
    Sensor Fullframe ( Leica M9 ) atau APS C ( X100 ) dengan kualitas gambar yg tak perlu di ragukan.
  • Harganya cukup mahal
Kelebihan       :
  • Stylish dan Powerfull
  • Kualitas lebih bagus dari pada Fullframe DSLR
Kekurangan   :
  • Harga lensa yang mahal
  1. Medium format DSLR
medium formatKamera Medium Format merupakan kamera yang biasanya menggunakan rollfilm. Besarnya format film pada kamera ini ditentukan oleh panjang foto yang direkam diatas kamera.
Kelebihan       :
kualitas hasil foto yang bisa dicetak dengan ukuran besar, sehingga kebanyakan kamera ini dipakai untuk tujuan komersial atau reproduksi
kekurangan    :
  • harga peralatan yang relatif mahal
  • adanya keterbatasan dalam depth of field (DOF) pada lensa dengan sudut gambar  yang sama

Sumber      :
  1. http://asterprescott.blogspot.com/2013/03/jenis-jenis-kamera-digital-serta.html
  2. http://www.iwakpeyek.com/jenis-jenis-kamera-digital.html
  3. http://syifakautsar11.blogspot.com/2014/09/jenis-dan-ciri-ciri-kamera.html
  4. http://abdulsetiahafid.blogspot.com/2014/09/kamera-prosumer.html
  5. http://bapabapa666.blogspot.com/2014/09/artikel-brigde-camera.html





PELUANG BISNIS BERJUALAN BROSUR

              


Mau Usaha dengan Modal Minim ?
Saya mempunyai sedikit ide untuk kalian yang ingin memulai usaha tapi mempunyai modal terbatas dan takut ambil resiko terlalu besar. Ide tersebut yaitu, kalian cukup membuat brosur. Loh kok brosur ? Dan brosur tersebut untuk apa ?
Nah disini akan kita bahas apa yang harus dilakukan dengan brosur itu. Pasti kalian semua tau tentang aqiqahan kan? yaa, selamatan untuk bayi yang sudah berumur seminggu dengan menyembelih kambing. Nah hal yang pertama yang harus kalian lakukan adalah mencari penjual kambing yang terpercaya dan kalau bisa kalian sudah kenal dengan penjualnya. Tanyakan kepada penjual kambing tersebut tentang harga-harga kambing dan semua tentang jual beli kambing. Setelah itu, kalian buat brosur tentang kambing aqiqah sebanyak-banyaknya dengan atas nama kalian sendiri dan kontak kalian yang bisa dihubungi. Setelah itu kalian sebar atau bagi di rumah sakit yang ada. Setelah itu, jika ada yang mau pesan kambing kalian langsung mengkonfirmasikan dengan penjual kambing. Tapi yang perlu di garis bawahi adalah, kalian harus memberi harga dengan harga kalian sendiri yang pasti harus diatas harga penjual dan kalian harus meminta dp untuk tanda jadi. Setelah itu kalian konfirmasikan ke penjual kambing untuk kapan pesanan kambing tersebut. Mudah bukan, dengan modal cetak brosur kalian bisa mendapatkan untung banayak. Terjual 1 kambing saja sudah bisa mendapatkan balik modal. Sekian tips dari saya ;)












Jumat, 17 Februari 2017

CAMERA MOVEMENTS

1. Tilting
     Kamera bergerak pada satu sumbu yang mendongak keatas/ tilt up, dan juga menunduk/ tilt down
     Fungsinya memperlihatkan detail suatu subjeck dari bawah keatas atau dari atas ke bawah biasanya digunakan pada saat mengikuti subject yang sedang bergerak turun dan turun tangga dan lain sebagainya.

2. Paning
    Kamera bergerak pada satu sumbu yang bergeser kekanan/pan right atau kekiri/pan left, yang 
     yang berguna untuk mengambil gambar antara 2 orang yang sedang berdialog, berlari, berjalan dan juga bisa dikombinasikan dengan tilt up/tilt down, seperti mengambil gambar orang sedang berjalan menaiki gunung jadi kamera bergerak menyerong ke atas.         
     
3. Padestal
     Hampir sama dengan gerakan tilting tetapi pergerakan naik dan turun lebih berasa karena pergerakan tidak hanya kamera, namun juga orang yang menggerakan kamera tersebut ikut bergerak juga.

4.Crane
   Crane digunakan untuk mengambil gambar dari ketinggian, biasanya digunakan di sebuah acara konser-konser    dan acara lain. crane sangan berguna karena jangkauan pengambilan gambarnya lebih luas karena menggunakan alat yang sangat besar seperti alat berat, tetapi dijaman sekarang ini crane bisa digantikan dengan drone agar mudah dan simple di bawa kemana-mana.

5.Track/Dolly & Track/Crab
    Track Dolly adalah kamera bergerak maju dan bergerak mundur, gunanya adalah menunjukan suatu pesan    pada penonton bahwa sang aktor sedang apa. misal sang aktor sedang kaget otomatis kamera mendekat ke aktor, setelah scene tersebut selesai kamera mundur lagi/ track dolly out.


   Track Crab adalah Kamera bergerak dari kiri ke kanan atau dari kanan kekiri, layaknya jalan seperti kepiting, maka dari itu diberi nama track crab. untuk melakukan gerakan crab agar lebih smooth atau enak dilihat adalah menggunakan alat yang bernama kamera dolly yang berbentuk seperti rel kereta, ada juga yang versi mininya yang mudah dibawa-bawa yaitu menggunakan slider.





untuk informasi lebih lanjut silahkan klik link: UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA